Sunday, March 20, 2011

Overview

RANGER TRAINING OVERVIEW

Founded

Agustus, 2008

Location

Jln. Geger kalong girang gg. geger suni I no. 40

Bandung, Indonesia, 40153

About

18 Kata-kata Semangat PRTC

1. Cinta& Kebijaksanaan

2. Kreatif

3. Semangat

4. Menggetarkan

5. Berharga

6. Setia Kawan

7. Memahami

8. Bermakna

9. Menghanyutkan

10. Teladan

11. Berkesan

12. Kepribadian

13. Harga Diri

14. Kasih Sayang

15. Menyentuh

16. Menegangkan

17. Obsesi

18. Meneguhkan

Description

Adalah sebuah lembaga pelatihan yang berdiri pada tahun 2008. diusianya yang masih muda ini PRTC telah berbagi inspirasi dengan lebih dari 1300 peserta dari berbagai instansi, lembaga maupun organisasi. beberapa diantaranya:
1. Deklarasi Cita-cita Siswa SDN Nugraha Kamulyaan, Bangunharja, Cisaga Ciamis.
2. Training “Spiritual Motivation” HIMAKSI (Himpunan Mahasiswa Akuntansi) UNPAS-Bandung
3. Training “The Power of Shilaturahim” KALBU (Alumsus Learning Camp) Indramayu
4. Training “On Becoming A Leader” IDA (Ika Darma Ayu) Indramayu
5. Training motivasi menjelang UN SD Ciumbuleuit I
6. Training "MAKNA HIDUP" anak-anak pengajian di Subang
7. Training"Menjadi Pribadi Luar Biasa" siswa SDN Cinangerang-Sumedang
8. Training "Pengantar Pelatihan MQ" SanLat DPU DT
9. Training "Motivasi Berprestasi" Siswa pengajian Mesjid Al-Barokah-Sarijadi
10.Training "Success Study" siswa SMP-IT al-khoiriyah Garut
11. Training "Potensi Diri" SDN Pangauban-Ciapus
12. Training "Smart Love" di SMP Mifathul Iman
13. Training "Kreatif dan Inovatif" UPI KAMDA Purwakarta
14. Training "SMART MOTIVATION" di Daarul Hajj DT

Harapan kedepan, semoga PRTC ini menjadi salah satu lembaga yang dapat mewujudkan "indonesia berkarya"
Motto:
"Increasing Your Power to Change" Adalah sebuah lembaga pelatihan yang berdiri pada tahun 2008. diusianya yang masih muda (masih bayi) ini PRTC telah berbagi inspirasi lebih dari 1300 peserta dari berbagai instansi, lembaga maupun organisasi. beberapa diantaranya:
1. Deklarasi Cita-cita Siswa SDN Nugraha Kamulyaan, Bangunharja, Cisaga Ciamis.
2. HIMAKSI (Himpunan Mahasiswa Akuntansi) UNPAS-Bandung
3. KALBU (Alumsus Learning Camp) Indramayu
4. IDA (Ika Darma Ayu) Indramayu
5. Training motivasi menjelang UN SD Ciumbuleuit I
6.... (read more)

Mission

Menjadi Model Lembaga Pelatihan yang Menginspirasi dan Membangun Kesadaran

Karya

Azzam Publishing
Azzam Book Store
Novel "Satu Detik", "Pelangi dari Surga"
Buku Motivasi Religi "Belajar Menuju Ihsan"

Email

ranger_training@yahoo.com

Phone

  1. Angga Fuja081584340403
  2. Iqbal: 085221727485

Website

http://prtckeren.blogspot.com/

Wednesday, March 16, 2011

PORTER


Semua individu termasuk anda, pasti membutuhkan motivasi untuk meraih prestasi terbaik. Demikian pula semua Siswa dan Mahasiswa termasuk anda pasti butuh motivasi untuk membantu sekolah atau perusahaan mencapai kinerja optimal sehingga mencapai target maksimal. Kami telah merancang materi pelatihan (indoor) untuk memberikan motivasi terbaik agar sekolah atau perusahaan anda memperoleh hasil terbaik.

Berikut ini paket pelatihan motivasi pilihan terbaik untuk perusahaan anda:

1. Training Motivasi

2. Deklarasi Cita-cita

3. Dreams

4. Sukses Menghadapi UN dan SNMPTN



KESENANGAN DALAM BELAJAR

Siapa pun kita, bila ditanya tentang cita-citanya pastilah sedari kecil selalu ingin menjadi orang baik, orang yang berguna, dan bermanfaat bagi orang banyak. Untuk mencapai cita-citanya diperlukan proses. Dimana setiap manusia dari awal sampai akhir hayatnya selalu belajar, belajar berjalan, belajar berbicara, belajar manulis, belajar bersekolah, belajar bersosialisasi, belajar dan belajar. Manusia yang tidak atau berhenti belajar adalah manusia yang mati.

Dalam kegiatan belajar, motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri setiap pribadi. Jika belajar itu menyenangkan, tentu dengan sendirinya membentuk ‘long term learning’, dimana menimbulkan motivasi untuk terus mencari tahu, untuk terus belajar. Tentu kita juga harus memperhatikan bakat kesenangan masing-masing individu. Dan tidak bisa menyamaratakan bahwa semua harus suka dengan pelajaran tersebut karena disitulah justru keunikan seseorang (individual difference).

Kesenangan membuat seseorang melakukan aktivitas tanpa mengenal lelah. Jika kita melakukan segala sesuatu dengan senang kita terbebas dari tekanan dan apa yang kita hasilkan itu akan menjadi lebih baik. Demikian pula Kesenangan Dalam Belajar. Di dalam realita kehidupan, kita sering menemukan anak-anak yang mengalami kesulitan di dalam belajar, bahkan banyak orang tua mengeluh karena anak mereka tidak suka belajar.

Mengapa demikian ?

Apakah salah anak ?

salah orang tua ?

Salah sekolah ? atau

Salah sistem pendidikan ?

yang jelas bukan salah siapa ?

Kita harus merangsang keinginan anak untuk belajar, mengarahkannya tanpa ikut campur, biarkan anak dengan keinginan alaminya untuk belajar dan menjadi mandiri. Setiap anak akan belajar dalam aktivitas pribadinya dan belajar untuk mengerti sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya yang unik. Keceriaan timbul di dalam lingkungan yang diciptakan secara khusus, kebebasan, tanggung jawab, perkembangan sosial, dan intelektual anak secara spontan akan berkembang itulah yang kita kenal sebagai pendidikan seumur hidup.

“Demi masa depan anak !” kalimat yang sering terucap dari mulut orang tua. Setiap hari anak dipaksa untuk belajar dan belajar, para orang tua umumnya berteori bahwa belajar adalah satu-satunya cara agar anak menjadi pintar. Jika kepintaran yang dimaksud adalah kepintaran akademis, seperti membaca dan berhitung, teori itu tidak salah. Maka anak yang disebut ‘pandai’ ialah pelajar pasif. Mereka memperoleh nilai tinggi di sekolah karena mereka menghafal dan jarang sekali menanyakan pertanyaan, membaca materi tambahan, mengajukan pertanyaan kritis kepada guru atau berpikir sendiri.

Kebanyakan dari mereka ingin guru mereka memberikan jawaban yang benar dan kemudian mereka tinggal menghafalkan tanpa mengerti kenapa atau bagaimana cara mendapat jawaban yang benar itu. Namun dalam kehidupan sehari-hari kepintaran bukan sekedar rumusan angka atau huruf, jawaban benar atau salah. Kehidupan menuntut juga kepintaran berkomunikasi, memahami pandangan orang lain, mampu membuat keputusan dengan tepat, mampu menggunakan logika, bersosialisasi dan berorganisasi.

Anak mempunyai karunia untuk selalu ingin tahu dan kreatif, terutama waktu mereka mengerjakan sesuatu yang menarik dan mereka pilih sendiri. Oleh karena itu anak harus memiliki kesenangan dalam belajar. Akan tetapi kesenangan dalam belajar tidak dapat terjadi begitu saja. Kesenangan dalam belajar merupakan suatu proses yang terus menerus diciptakan dan diusahakan. Ketika terjadi kesulitan belajar pada anak, apa yang sebaiknya orang tua lakukan :

(1) Ciptakan kondisi yang menyenangkan atau kondusif agar tercipta suasana belajar yang nyaman.

(2) Jauhkan anak dari kegaduhan, agar anak dapat belajar dengan tenang.

(3) Sediakan sarana dan prasarana yang mendukung.

(4) Beri motivasi dan dukungan.

(5) Beri pujian jika anak melakukannya dengan baik. (6) Sederhanakan materi yang harus dipelajari sehingga memudahkan anak dalam belajar.

Selain orang tua, guru juga dapat membantu agar anak senang belajar. Peran guru bersifat Tutwuri Handayani, memberikan dorongan dan motivasi agar anak didik mampu memperluas cara pandang, untuk menggembangkan berbagai alternatif dan pengambilan keputusan dalam aktifitas kehidupan serta memperkuat kemamuan untuk mendalami dan mengambangkan apa yang dipelajari dalam proses kehidupan.

Guru perlu menciptakan suasana belajar yang menggairahkan, sehingga siswa tidak perlu berpikir agar pelajaran di kelas cepat usai, tetapi justru tercipta kesenangan dalam belajar di dalam hati mereka dan seakan pembelajaran di kelas tak pernah berakhir, karena guru tahu apa yang mereka mau. Strategi dan metode pembelajaran yang akan dipilih oleh guru harus benar-benar tepat dan sesuai dengan karakteristik anak di kelas.

Tuesday, March 8, 2011

Ihsan Training Motivation

1. Deklarasi Cita-Cita
2. Siap Ujian Nasional dan University Pereparation
3. Bedah Buku : Belajar Menuju Ihsan

Trainer

1. Iqbal Robiyana
2. Bambang Achdiyat
3. Angga Fuja W.
3. Rizkiyana P. M.

Thursday, October 21, 2010

Sang Trainer


Princeton Open Courses

1 comment

Princeton University Online College Open Course Ware Classes


Princeton University offers free lectures on a huge number of subjects. The free Princeton Open Courses consist of complete, free online college courses, free online college classes, free audio lectures and other forms of free open courses.

Focus: Humanities, Social Sciences, Natural Sciences and Engineering

Location: Princeton, New Jersey

Offers: Audio, Video

Website: www.princeton.edu/WebMedia/lectures/

About (from princeton.edu):
Princeton University is a vibrant community of scholarship and learning that stands in the nation’s service and in the service of all nations. Chartered in 1746, Princeton is the fourth-oldest college in the United States. Princeton is an independent, coeducational, nondenominational institution that provides undergraduate and graduate instruction in the humanities, social sciences, natural sciences and engineering.

As a world-renowned research university, Princeton seeks to achieve the highest levels of distinction in the discovery and transmission of knowledge and understanding. At the same time, Princeton is distinctive among research universities in its commitment to undergraduate teaching.

Today, more than 1,100 faculty members instruct approximately 5,000 undergraduate students and 2,500 graduate students. The University’s generous financial aid program ensures that talented students from all economic backgrounds can afford a Princeton education.

Princeton Open Courses

Click to view lectures

Thursday, October 7, 2010

Sekolah Ihsanul Muslimin


Sekolah Ihsanul Muslimin

(Ihsanul Muslimin School)

Visi


Misi



Founder:



Bambang Achdiyat

Sunday, July 25, 2010

Rangers Goes To Village

Dewasa ini, istilah ‘Pertanian Berkelanjutan’ semakin sering digunakan. Sebagian orang mungkin pusing dengan kata tersebut. Oleh karena itu, perlu dijelaskan secara ringkas dan padat perihal pengertian istilah ‘Pertanian Berkelanjutan’ (Sustainable Agriculture).

Penjelasan berikut ini disarikan dari dua buku: (1) karangan Coen Reijntjes, Bertus Haverkort, dan Ann Waters-Bayer, Farming for the Future: An Introduction to Low-External-Input and Sustainable Agriculture, Netherland: ILEIA, 1992; dan (2) buku karangan Jules N Pretty, Regenerating Agriculture: Policies and Practice for Sustainability and Self-Reliance, London: Earthscan, 1996.

Kata ‘berkelanjutan’ (sustainable), sebagaimana dalam kamus, mengacu pada makna “mengusahakan suatu upaya dapat berlangsung terus-menerus, kemampuan menyelesaikan upaya dan menjaga upaya itu jangan sampai gagal”. Dalam dunia pertanian, ‘berkelanjutan’ secara mendasar berarti upaya memantapkan pertanian tetap menghasilkan (produktif) sembari tetap memelihara sumber daya dasarnya.

Sebagai contoh, Komite Penasehat Teknis Grup Konsultatif Riset Agraria Internasional (TAC/CGIAR) 1988) menyatakan, “Pertanian berkelanjutan adalah manajemen sumber-sumber daya secara berhasil bagi agraria untuk mencukupi perubahan-perubahan kebutuhan manusia sembari tetap merawat dan meningkatkan kualitas lingkungan dan perbaikan sumber-sumber daya alam.”

Dengan demikian, pertanian berkelanjutan merupakan suatu pilihan lain atau “tandingan” bagi pertanian modern. Akan tetapi, sebagai tandingan bagi pertanian modern, selain kata berkelanjutan, ada juga yang menggunakan istilah:

  1. pertanian alternatif,
  2. regeneratif,
  3. input eksternal rendah,
  4. bekelanjutan input rendah,
  5. bekelanjutan input seimbang,
  6. conservasi-sumber daya,
  7. biologis,
  8. alamiah,
  9. pertanian ekologis (ramah lingkungan),
  10. agro-ekologis,
  11. pertanian organis,
  12. biodinamis, dan lain sebagainya.

Baik pertanian berkelanjutan dan berbagai istilah lainnya, umumnya mengandung suatu makna penolakan terhadap pertanian modern. Penolakan itu karena pertanian modern diartikan sebagai cara bertani yang menghabiskan sumber daya, pertanian industri, dan pertanian input eksternal tinggi atau intensif.

Sebagai gambaran sederhana, pertanian modern memakai masukan (input) luar seperti pupuk pabrik, bibit pabrik, pestisida dan herbisida kimia pabrik, yang umumnya merusak kelestarian tanah dan alam. Sebaliknya, suatu pertanian berkelanjutan lebih mengandalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia seperti bibit lokal, sumber air, matahari, dan teknologi yang ramah lingkungan; dan juga sangat mengutamakan pemanfaatan pupuk kandang (kompos) dan pengendali hama alami atau pestisida dari bahan-bahan alami.

Oleh karena itu, inti pemahaman pertanian berkelanjutan adalah sangat mengutamakan pemanfaatan sumber daya lokal beserta pengetahuan lokal.

Untuk lebih memudahkan pemahaman, Nicanor Perlas mengembangkan konsep pertanian berkelanjutan ILEIA (buku Farming the for Future); dan Perlas berhasil merumuskan Tujuh Dimensi Pertanian Berkelanjutan (baca: Nicanor Perlas, “The Seven Dimensions of Sustainable Agriculture“, makalah pada Konferensi Internasional II Forum Pembangunan Asia yang diadakan ANGOC di Filipina, tanggal 22-26 Februari 1993).

Dari berbagai bahan tersebut, penulis mencoba menyadur tujuh dimensi pertanian berkelanjutan tersebut ke dalam Bahasa Indonesia yang mudah dipahami, sebagaimana berikut ini.

Pertanian berkelanjutan harus menjadi pertanian:

  1. Ramah Lingkungan;
  2. Menggairahkan kehidupan ekonomi;
  3. Adil dan layak secara sosial;
  4. Peka pada nilai budaya;
  5. Mampu mengembangkan teknologi tepat guna;
  6. Mampu menjadi pengetahuan yang menyeluruh;
  7. Menjadi obor bagi kemanusiaan.

Namun, semua itu tidak berarti tanpa menyadari bahwa pilar terpenting dari pertanian berkelanjutan, selain lingkungan alam, adalah manusia. Pertanian berkelanjutan akan terwujud bila manusia bersungguh-sungguh memahami bahwa cita-cita pertanian berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila dilandasi suatu pembaruan atau reformasi atas sumber-sumber daya alam dan agraria di mana rakyat secara adil dan setara dapat merasakan dan memanfaatkannya.

~ oleh petanidesa di/pada Februari 3, 2007.

Wednesday, July 7, 2010